Detail Berita Hero
Konservasi 31 August 2012 1 menit baca

933.000 Dollar AS untuk Mitigasi Tanaman Invasif

Admin Website 55 Views 0 Shares
JAKARTA, KOMPAS.com - Global Environmental Facilities melalui Program PB untuk Lingkungan (UNEP) membekali program upaya pengelolaan tanaman invasif di Indonesia dengan dana hibah 933.000 dollar AS atau sekitar Rp 90 miliar.
 
Dalam pelaksanaannya, Indonesia menetapkan lokasi percontohan di Taman Nasional Baluran Jawa Timur dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung.
 
"Indonesia menjadi negara pertama yang akan mengimplementasikan program ini," ucap Adi Susmianto, Kepala Pusat Konservasi dan Rehabilitasi, Kementerian Kehutanan, Kamis (30/8/2012) di Jakarta.
 
Program ini diberi nama Removing Barriers to Invasive Species Management in Protection and Production Forest in South East Asia (RBIS-SEA). Selain Indonesia, negara lain yang mengalami permasalahan serupa juga mendapatkan program serupa, yakni Kamboja, Filipina, dan Vietnam.
 
Kegiatan berlangsung selama empat tahun, mulai pertengahan 2012 hingga 2016. Tujuannya, memitigasi ancaman tanaman invasiv terhadap biodiversitas dan ekonomi lokal di Asia Tenggara terutama di kawasan hutan, seperti kawasan konservasi dan hutan produksi.
 
Ancaman tanaman invasif ini terhadap keanekaragaman hayati menduduki peringkat kedua setelah kerusakan habitat. Contoh tanaman invasif adalah Acacia nilotica di TN Baluran dan Merremia sp (Mantangan) di TN Bukit Barisan Selatan. Disebut tanaman invasif karena spesies itu mengolonisasi habitat suatu ekosistem.
Tags:
Beri Rating
Bagikan:
Link disalin!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar

Berita Terkait

Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Konservasi
06 March 2026Admin
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Konservasi
06 March 2026Admin
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Konservasi
06 March 2026Admin
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Baca Selengkapnya