Merananya Gunung Baung
Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Baung (TWA. G. Baung) berada di Desa Kertosari Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, atau tepatnya di belakang Kebun Raya Purwodadi. Untuk mencapainya sangatlah mudah, akses jalan telah tersedia dengan cukup baik.
Selama lebih dari 5 tahun terakhir belum pernah ada upaya perbaikan sarana dan prasarana bagi pengunjung dari pengelola, hal ini berakibat pada tingkat kenyamanan pengunjung taman wisata alam ini. Bahkan mungkin dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
Disekitar loket atau pintu masuk dan sekitar tempat parkir kendaraan, terdapat kurang lebih 30 pohon yang sudah mati dan rawan tumbang. Beberapa shelter / tempat istirahat pengunjung juga sudah tidak berfungsi dengan baik. Pun demikian dengan jalan menuju Coban Baung, keadaannya tidaklah berbeda jauh. Jalan sepanjang 374 m dengan lebar bervariasi 1 hingga 2 ini cukup berbahaya karena tidak dilengkapi pagar pembatas. Dimana disatu sisinya terdapat jurang yang cukup curam dan tebing-tebing yang rawan longsor pada di sisi yang lain.
Tentu bukan sekedar promosi yang masif untuk mendongkrak angka wisatawan untuk TWA. Gunung Baung, tetapi juga perbaikan sarana dan prasarana yang ada. Betapa tidak, taman wisata ini sebenarnya memiliki menara pandang, anjungan pandangan, pendopo, serta bangunan semi permanen yang mangkrak dan tidak terurus. Namun semua sarana tersebut tak dapat digunakan secara maksimal bagi kegiatan wisata di tempat ini.
Harapannya, adanya perhatian bagi perbaikan sarana dan prasarana di TWA. Gunung Baung, sehingga tidak hanya pengunjung yang nyaman mengunjungi kawasan ini, tetapi juga petugas dapat bekerja lebih baik lagi. (Asep Hawim Sudrajat, Amd / Polisi Kehutanan pada RKW. 20 Pasuruan)
Galeri Foto
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar
Berita Terkait
Konservasi
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Konservasi
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Konservasi