Detail Berita Hero
Konservasi 08 February 2018 1 menit baca

Pemulihan Ekosistem Melalui Perdirjen P. 12 Tahun 2015

Admin Website 521 Views 0 Shares

Kawasan konservasi saat ini mengalami kerusakan dan perubahan vegetasi dengan luas mencapai 770.189 ha. Kerusakan ini berada di taman buru seluas 536,5 ha, di taman wisata alam seluas 4.210,3 ha, dan taman nasional seluas 765.442,29 ha. Kerusakan kawasan konservasi terutama disebabkan oleh perambahan , penebangan liar (illegal logging), penambangan liar (illegal mining), kebakaran, serta bencana alam.

Untuk mengembalikan fungsi ekosistem atau vegetasi yang mengalami kerusakan sesuai dengan tujuan pengelolaan kawasan konservasi, perlu dilakukan upaya pemulihan ekosistem. Cara pemulihan ekosistem disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang terjadi, yakni suksesi alam, rehabilitasi, dan restorasi.

Untuk itu disusun Peraturan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya alam dan Ekosistem Nomor : P.12/KSDAE-Set/2015 tentang Pedoman Tata Cara Penanaman dan Pengkayaan Jenis Dalam rangka Pemulihan Ekosistem daratan pada Kawasan Suaka alam dan Kawasan Pelestarian Alam.

Perdirjen KSDAE Nomor P.12 Tahun 2015 ini disusun sebagai pelaksanaan Pasal 34 Peraturan Menteri Kehutanan No. 48/Menhut-II/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemulihan Ekosistem di KPA/KSA.

Untuk mengunduh Nomor : P.12/KSDAE-Set/2015 silahkan klik disini.

Galeri Foto

Gallery Image
Beri Rating
Bagikan:
Link disalin!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar

Berita Terkait

Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Konservasi
06 March 2026Admin
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Konservasi
06 March 2026Admin
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Konservasi
06 March 2026Admin
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Baca Selengkapnya