Detail Berita Hero
Konservasi 16 September 2018 2 menit baca

Sigogor : Selamat Datang Peserta Summer Camp

Admin Website 104 Views 0 Shares

Saat mentari mulai terlihat di ufuk Timur, kesibukan semakin terlihat di Camp Panitia yang terletak di Kampung Seketip, Ngebel, Ponorogo. Tenda, peralatan memasak, logistik telah siap di angkut menuju lokasi-lokasi peserta menginap. Ya, mulai hari ini, 16 September 2018 hingga 3 hari kedepan, peserta akan menginap di batas kawasan.

Di hari keempat, lokasi kegiatan identifikasi akan pindah ke Cagar Alam (CA) Gunung Sigogor. Kawasan konservasi ini memiliki luas 190,5 ha dengan tipe ekosistem kawasan hutan hujan tropis. Terletak di ketinggian 1.087,5 – 1.675 mdpl, Sigogor masih rangkaian gugusan pegunungan Wilis bagian barat.

Camp l terdiri Kelompok 1-3 di Blok Ngesep, Camp ll, Kelompok 4 dan 5 di Blok Tlasih Growong, serta Camp lll, Kelompok 6 dan 7 di Blok Watu Blandar. Setengah hari peserta mempersiapkan camp, mendirikan tenda, dan mempersiapkan segala sesuatunya. Setiap kelompok didampingi oleh 4 orang panitia dan warga setempat.

Lepas Dhuhur, Kelompok 1-3 telah melakukan briefing untuk kegiatan identifikasi siang ini. Titik-titik lokasipun dimasukkan ke dalam GPS dan HP masing-masing peserta. Siang ini identifikasi flora dan fauna dilaksanakan di sekitar pal 37 grid C dan H.

Untuk mencapai lokasi yang dituju, peserta dihadapkan pada kontur yang rapat dengan kemiringan tanah diatas 60°. Beberapa lokasi terpaksa menggunakan tali untuk naik, namun tetap saja memakan korban. Seorang peserta putri, Karisma, sempat terperosok sejauh 6 meter, namun masih sanggup melanjutkan kegiatan.

Kondisi cagar alam yang cukup berat ini memakan waktu yang lama untuk mencapai Grid yang dituju. Namun peserta Summer Camp mampu menggunakan waktu untuk melakukan identifikasi.

Sore ini, peserta juga banyak belajar dari pendamping tentang jenis-jenis flora yang khas Sigogor. Diskusi selama kegiatan identifikasi menjadi sarana yang baik untuk saling berbagi ilmu.

Saat berjalan kembali ke Camp, Kelompok l berhasil menjumpai feses dan bekas cakaran yang diduga kucing besar, di Grid 71. Perjumpaan ini seolah-olah ucapan selamat datang kepada kami dari CA. Gunung Sigogor. (Agus Irwanto)

Catatan, Gogor dalam bahasa Jawa berarti anak Macan.

Galeri Foto

Gallery Image
Gallery Image
Tags:
Beri Rating
Bagikan:
Link disalin!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar

Berita Terkait

Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Konservasi
06 March 2026Admin
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Konservasi
06 March 2026Admin
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Konservasi
06 March 2026Admin
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Baca Selengkapnya