Detail Berita Hero
Konservasi 26 August 2025 2 menit baca

Smart Patrol Bongkar Ancaman di Curah Manis Sempolan

Admin Website 2 Views 0 Shares

Tim Smart Patrol Balai Besar KSDA Jawa Timur menemukan beragam ancaman terhadap ekosistem hutan di Cagar Alam Curah Manis, Sempolan, Jember. Dalam patroli yang berlangsung 21–22 Agustus 2025, jejak pembalakan liar, penanaman tanaman non-hutan, hingga pembuangan sampah rumah tangga kembali mencuat.

Di blok pertama, bekas pencarian rumput oleh warga menyebabkan matinya ratusan tanaman hasil penanaman tahun 2023. Sampah rumah tangga masih menumpuk di sekitar papan nama kawasan meski larangan sudah dipasang. Sisa tanaman kopi dan pisang, yang seharusnya sudah tuntas dieradikasi pada 2022, kembali tumbuh.

Ancaman lebih serius ditemukan di blok kedua. Tim mendapati tunggak pohon Bayur berdiameter 110 sentimeter, bukti pembalakan liar yang dilakukan baru-baru ini. Tanaman kopi, pisang, hingga talas ditemukan hidup berdampingan dengan vegetasi asli. Tim menindak dengan pembabatan dan pencabutan menggunakan chainsaw, parang, dan arit.

Namun tidak semua kawasan menghadapi situasi serupa. Di blok Curah Manis III, IV, dan V, patroli tidak menemukan aktivitas ilegal. Pal batas kawasan pun tercatat dalam kondisi utuh. Sebaliknya, di blok VI hingga VIII, tim masih mendapati penanaman sengaja berupa pisang, singkong, talas, kaliandra, bahkan rumput gajah yang baru berumur seminggu.

Kondisi di lapangan membuat eradikasi belum bisa dituntaskan sepenuhnya. Terbatasnya peralatan dan waktu menjadi hambatan. Laporan tim merekomendasikan penambahan personel Resort KSDA Wilayah 14 yang memiliki kemampuan fisik memadai untuk melanjutkan pekerjaan.

Meski berat, hasil patroli juga menunjukkan secercah harapan. Sebagian besar pal batas masih kokoh berdiri, simbol bahwa kawasan konservasi masih punya garis pertahanan. “Hutan tidak pernah bisa menjaga dirinya sendiri. Ia membutuhkan tangan-tangan manusia yang peduli, bukan yang merusak. Setiap batang pohon yang kita selamatkan hari ini, adalah nafas yang kita wariskan untuk generasi esok,” tegas Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan di tempat terpisah.

Patroli ini menegaskan bahwa konservasi adalah kerja panjang, tanpa ruang untuk lengah. Hutan Curah Manis masih bernafas, tetapi perlawanan terhadap ancaman tak pernah berhenti. (dna)

Sumber: Bidang KSDA Wilayah 3 Jember – Balai Besar KSDA Jawa Timur

Galeri Foto

Gallery Image
Beri Rating
Bagikan:
Link disalin!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar

Berita Terkait

Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Konservasi
06 March 2026Admin
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Konservasi
06 March 2026Admin
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Konservasi
06 March 2026Admin
Jejak Bentung Yang Kembali, Harapan Baru Lutung Jawa Joko Tarub
Baca Selengkapnya