Konservasi
07 August 2012
1 menit baca
Telur Penyu Mengandung Logam Berat
PONTIANAK, KOMPAS.com — Mitos bahwa telur penyu baik untuk kesehatan ternyata keliru. Telur penyu justru tidak baik dikonsumsi oleh manusia karena mengandung logam berat.
Demikian diungkapkan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Djohan Utama Perbatasari, Senin (6/8/2012), di Pontianak, Kalimantan Barat. Djohan merujuk pada sebuah publikasi dari jurnal ilmiah.
"Jurnal ilmiah Environmental Health Perspective pada tahun 2009 pernah membahas mengenai Dangerous Delicacy-Contaminated Sea Turtle Eggs Pose a Potential Health Threat. Di sana ditunjukkan apa saja bahaya mengonsumsi telur penyu. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi siapa pun untuk mengedarkan dan mengonsumsi telur spesies dilindungi itu," tutur Djohan.
Selain mengandung polutan organik persisten (POP) dan logam berat, kadar kolesterol telur penyu juga sangat tinggi. Konsumsi telur penyu akan meningkatkan prevalensi penyakit jantung dan stroke.
Tags:
Bagikan:
Link disalin!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar
Berita Terkait
Konservasi
06 March 2026•Admin
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Konservasi
06 March 2026•Admin
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Konservasi
06 March 2026•Admin