Terkuak, Asal Komodo di Kandang Transit WRU BBKSDA Jatim
Saat ini seekor Komodo (Varanus komodoensis) tampak mendiami kandang transit WRU (Wildlife Rescue Unit) milik BBKSDA Jawa Timur. Berdasarkan hasil uji DNA yang dilakukan oleh Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi UGM, 30 April 2024, dapat disimpulkan bahwa Komodo tersebut merupakan representasi haplotype dengan populasi komodo dari Pulau Flores bagian Utara.
Menurut Sarjono, Polisi Kehutanan Mahir, satwa yang berusia sekitar 1 tahun tersebut merupakan barang bukti penindakan perdagangan satwa online oleh Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. 13 Maret 2024 yang lalu.
“Bersama seekor Ular Sanca Hijau (Morelia viridis), Komodo tersebut dititipkan ke pihak BKSDA Jatim pada 13 Maret 2024 yang lalu,” tambah Sarjono.
Sekarang, satwa yang memiliki panjang tubuh sekitar 103 cm tersebut dalam masa perawatan di kandang transit, untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Selanjutnya, akan dilakukan proses pelepasliaran kembali ke habitat asalnya.
Pada tahun 2019, pihak BBKSDA Jatim juga telah melepasliarkan 6 ekor Komodo kembali ke habitatnya. Saat itu lokasi pelepasliarannya di Taman Wisata Alam Riung 17 Pulau, Kab. Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Dari hasil uji DNA, keenam Komono tersebut juga berasal dari Pulau Flores. (ak)
Baca juga : BBKSDA Jatim Siap Lepasliarkan 6 Komodo
Galeri Foto
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar
Berita Terkait
Konservasi
Pembinaan Pegawai Balai Besar KSDA Jawa Timur, Perkuat Sinergitas Dan Integritas
Baca Selengkapnya
Konservasi
Tim Matawali Evakuasi Monyet Ekor Panjang Dari Tengah Kota Pamekasan
Baca Selengkapnya
Konservasi